Welcome to
The Hero From The Darkness
The Story of a Boy's Life Journey
Chapter 1
Siapa Aku?

Disebuah kamar yang sunyi dan gelap, hanya diterangi sebuah lilin kecil yang menyala. Aku sedang memikirkan sesuatu. Sesuatu yang jarang terpikirkan oleh anak berusia 13 tahun.


"Siapa aku? Mengapa aku bisa berada disini? Seperti apa takdirku dimasa depan?".
Tak lama kemudian terdengar suara wanita sambil mengetuk pintu kamar.


" Alvin, tidur sekarang .besok senin kau harus sekolah, awas kau terlambat, jangan sampai nilai mu jelek lagi! aku hajar kau nanti!"
Teriak ibuku sambil menggedor pintu kamarku. Aku langsung bangkit dari kasurku dan mematikan lilin.

Aku kemudian memejamkan mata sambil memukul mukul guling ku dengan penuh kebencian dan amarah karena hari minggu ini sudah akan berakhir dan esok hari harus kembali bersekolah.

Disebuah ruangan dengan lampu berwarna merah menyala berkedip kedip aku melihat ada banyak darah dilantai kemudian yang kemudian aku berlari ketakutan karena aku merasa ada yang mengejar ku dari belakang. Aku berlari keluar ruangan dan mencari tempat bersembunyi dibawah kasur. Aku tidak tau apakah yang mengejar ku itu, apakah hantu atau makhluk lain, yang jelas aku sangat ketakutan. Aku mendengar telapak kakinya berjalan mendekat. Tubuhku seketika lemas tak bisa bergerak. Dan kemudian seketika wajah ia muncul di hadapanku. Wajahnya sangat menyeramkan dan tiba tiba sontak aku terbangun dari tidurku dengan wajah penuh keringat dan jantung berdebar.

Aku sadar ternyata aku baru saja bermimpi buruk, dan itu kali ke 3 nya aku bermimpi itu di minggu ini. Sudah tak terhingga berapa kali aku bermimpi yang sama seperti itu.

Kemudian aku melihat jam dinding yang sudah menunjukan pukul 7 dan langsung bergegas ke kamar mandi. Hanya membutuhkan waktu 3 menit untuk menyelesaikan mandi ku dan kemudian aku kembali ke kamar untuk memakai seragam sekolah.

Ketika aku membuka bajuku didepan cermin. Aku selalu memukul dadaku dengan keras.
"Kenapa? Kenapa badanku tidak seperti mereka yang berisi dan kuat, kenapa aku begitu lemah.bkenapa semuanya hanya rangkaian tulang berulang? Karena mu. aku selama ini menderita disekolah, tak ada yang mau mengakui keberadaanku. aku sangat membencimu"
.

Hampir setiap aku berkaca aku slalu seperti itu setidaknya 1 menit, aku slalu berharap bisa memiliki badan berisi seperti orang lain. Stelah aku memakai seragam aku langsung meminum teh dan sepotong roti lalu aku bergegas keluar kamar dan disitu ada ibuku yang menunggu.


"Heh ingat ya kata kataku, sempat semester ini kamu dapet rangking 5 lagi bukan rangking 3 besar aku usir kau dari rumah. Udah gak pake sapu lagi aku mukulin mu percuma. Melihara anak kurus kering penyakitan, udah gitu bodoh lagi gak kaya anak orang".
Aku hanya terdiam dan menjawab "iya" lalu langsung pergi berangkat ke sekolah dengan menaiki angkot. Hampir sepanjang jalan menuju sekolah aku merasa semua mata memandangku karena tubuh kurus ku ini sangat mencolok, apalagi seragam sekolahku memiliki ukuran yang besar. Tubuhku terlihat seperti lidi yang dibalut kain. aku sangat malu dan minder, aku hanya bisa menunduk dan berharap tak ada yang mengetahui keberadaanku di sini.

ketika di perjalanan, angkot yang aku tumpangi ternyata mogok. masih sekitar 3 kilo lagi untuk sampai kesekolah. aku melanjutkan dengan berjalan kaki karena aku khawatir akan terlambat. sebenarnya aku sangat merasa senang ketika berjalan kaki dari pada naik angkot. karena ketika berjalan aku bisa menikmati ke sendirian ku sambil berimajinasi apa yang aku sukai. namun saat ini aku harus mengejar waktu agar tak terlambat ke sekolah, aku pun mulai berlari kencang hingga tak sadar beberapa uangku pun jatuh.

Season 1 : Little Boy
Chapter List
Thank You >.<
Do you like this? Support the author to continue this Novel, Thanks for reading, see u later